5 hal tentang AI yang mungkin Anda lewatkan hari ini: Alibaba memperkenalkan alat AI EMO, 'Kebodohan' Manusia dalam penggunaan AI yang dikhawatirkan, lebih banyak lagi

5 hal tentang AI yang mungkin Anda lewatkan hari ini: Alibaba memperkenalkan alat AI EMO, 'Kebodohan' Manusia dalam penggunaan AI yang dikhawatirkan, lebih banyak lagi

Road.co.id

Alibaba memperkenalkan alat EMO AI yang mengubah foto menjadi video percakapan dan nyanyian yang nyata; CEO Leonardo menyoroti kekhawatiran atas 'Kebodohan' manusia dalam penggunaan AI; Kara Swisher meluncurkan buku baru tentang penipuan yang dihasilkan AI di tengah kekhawatiran global; Perlawanan Meta dan meningkatnya ancaman AI: Tantangan terhadap jurnalisme di Australia – ini dan lebih banyak lagi dalam rangkuman harian kami. Mari kita lihat.

1. Alibaba memperkenalkan EMO: AI mengubah foto menjadi video percakapan dan nyanyian yang nyata

Alibaba dari Tiongkok memperkenalkan “EMO”, sebuah alat AI dari Institute for Intelligent Computing miliknya. EMO secara langsung mengubah bentuk gelombang audio menjadi bingkai video, menciptakan video percakapan atau nyanyian yang nyata dari satu foto potret. Para peneliti mengumpulkan kumpulan data yang beragam untuk pelatihan, sehingga menghasilkan ekspresi dan realisme EMO yang unggul. Namun, metode ini memakan waktu dan dapat menghasilkan artefak yang tidak diinginkan karena kurangnya sinyal kontrol eksplisit untuk pergerakan karakter, Times of India melaporkan.

2. CEO Leonardo menyoroti kekhawatiran atas 'Kebodohan' manusia dalam penggunaan AI

CEO Leonardo menyatakan keprihatinannya atas 'kebodohan' manusia dibandingkan ancaman yang ditimbulkan oleh kecerdasan buatan. Roberto Cingolani menekankan bahwa AI adalah alat netral, dikendalikan oleh manusia, dan mendesak agar berhati-hati mengenai kurangnya kendali pengguna. Meskipun ada peringatan global mengenai risiko AI, Cingolani melihat potensi teknologi untuk memberikan manfaat bagi umat manusia di berbagai bidang seperti perawatan kesehatan, pemodelan iklim, dan keamanan siber, demikian yang dilaporkan CNBC.

3. Kara Swisher meluncurkan buku baru tentang penipuan yang dihasilkan AI di tengah kekhawatiran global

Jurnalis teknologi Kara Swisher meluncurkan buku baru yang mengeksplorasi penipuan yang disebabkan oleh AI. Di tengah kekhawatiran global terhadap AI, CEO kelompok pertahanan Italia Leonardo, Roberto Cingolani, menekankan kekhawatiran tentang 'kebodohan' manusia dalam penggunaan AI, dan menekankan pentingnya kontrol pengguna. Meskipun mengakui sifat netral AI, Cingolani menekankan perlunya penggunaan teknologi yang bertanggung jawab. Para pendukung AI memperdebatkan potensi manfaatnya dalam layanan kesehatan, pemodelan iklim, dan keamanan siber, menurut laporan The Washington Post.

4. Resistensi Meta dan meningkatnya ancaman AI: Tantangan bagi jurnalisme di Australia

Penolakan Meta untuk memperbarui kesepakatan dengan perusahaan media Australia dibarengi dengan meningkatnya ancaman AI terhadap jurnalisme. Kode tawar-menawar media berita, yang awalnya memaksa Facebook dan Google untuk bernegosiasi, tidak memiliki landasan komersial yang kuat. Meskipun kesepakatan menguntungkan perusahaan media, sikap keras kepala Meta dan perubahan algoritma Facebook telah mengurangi nilainya sebagai sumber berita. Dengan semakin pentingnya platform baru seperti TikTok dan WeChat, kemauan politik untuk mengatur raksasa teknologi tetap ada, menurut laporan The Guardian.

5. Alphabet menghadapi krisis karena kesalahan AI memicu hilangnya nilai pasar sebesar $80 miliar

Alphabet menghadapi “bahaya yang nyata dan nyata” ketika produk AI andalan Google gagal berfungsi, menyebabkan hilangnya nilai pasar sebesar $80 miliar dalam sehari. Investor kini menekankan peran penting kecerdasan buatan dalam kesuksesan Alphabet. Ketertinggalan dalam bidang AI dapat membahayakan pendapatan pencarian Google yang hampir mencapai $200 miliar dan menantang posisi Alphabet sebagai raksasa teknologi. Meskipun mendominasi penelusuran, kesalahan AI yang dilakukan Alphabet baru-baru ini menimbulkan kekhawatiran mengenai kemampuannya memimpin dalam bidang teknologi, menurut laporan Bloomberg.

Baca juga berita utama lainnya hari ini:

Bill Gates memuji Inovasi India! Gates merasa bahwa India telah membuat kemajuan pesat dalam Infrastruktur Publik Digital dan terdapat banyak kemajuan di bidang-bidang utama. Beberapa detail menarik di artikel ini. Lihat disini.

Startup Microsoft bertujuan untuk membangun perangkat lunak AI! Synth Labs terutama berfokus pada pembuatan perangkat lunak, beberapa di antaranya bersifat open source, untuk membantu berbagai perusahaan memastikan bahwa sistem AI mereka bertindak sesuai dengan tujuan mereka. Baca lebih lanjut di sini.

Gemini mendapat akses Kalender! Chatbot AI Google kini dapat melakukan beberapa tugas untuk Anda termasuk membuat acara atau meninjau acara mendatang pada hari itu. Ketahui cara menggunakannya di sini.

Satu hal lagi! Kami sekarang ada di Saluran WhatsApp! Ikuti kami di sana agar Anda tidak ketinggalan update apa pun dari dunia teknologi. ‎Untuk mengikuti saluran HT Tech di WhatsApp, klik Di Sini untuk bergabung sekarang!

You might also like