5 Hal tentang AI yang mungkin Anda lewatkan saat ini: 58% orang India percaya pada relevansi AI, Jamie Dimon tentang AI yang 'Luar Biasa'

5 Hal tentang AI yang mungkin Anda lewatkan saat ini: 58% orang India percaya pada relevansi AI, Jamie Dimon tentang AI yang 'Luar Biasa'

Road.co.id

Rangkuman AI: Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) semakin meningkat dan di beberapa tempat, penggunaan AI lebih diterima dibandingkan di tempat lain. Kini, sebuah penelitian menyoroti fakta bahwa India menganggap teknologi tersebut cukup relevan dan berpengaruh. Dalam berita lain, Adrit Rao, seorang anak laki-laki keturunan India-Amerika berusia 16 tahun telah mengembangkan beberapa aplikasi dan kini berkolaborasi dengan Universitas Stanford untuk menggunakan AI guna mengubah sektor layanan kesehatan. Ketahui lebih banyak berita AI mulai hari ini.

  1. Studi Bosch menunjukkan optimisme India terhadap AI

Penggunaan AI meningkat secara signifikan di seluruh dunia. Namun, India adalah salah satu negara yang dikatakan paling optimis terhadap teknologi tersebut. Dalam sebuah penelitian baru-baru ini, dilaporkan bahwa 58 persen orang India percaya AI akan menjadi teknologi paling relevan di masa depan. Sementara 73 persen menunjukkan minat terhadap AI generatif, menurut laporan Fortune India.

2. Remaja berusia 16 tahun yang bekerja dengan kelompok penelitian di Universitas Stanford untuk mengubah layanan kesehatan melalui AI

Adrit Rao, seorang anak laki-laki berusia 16 tahun dari Palo Alto, California adalah seorang ahli coding yang kini memulai perjalanannya bersama Universitas Stanford untuk mentransformasikan layanan kesehatan dengan bantuan AI. Rao berkata, “Perjalanan saya dalam coding dimulai saat saya berusia 8 tahun. Saya diperkenalkan dengan pemrograman blok sederhana, yaitu menyusun blok-blok ke dalam program. Itu adalah perkenalan pertama saya dengan ilmu komputer. Saya menganggapnya sangat menarik dan menarik.” Rao juga menyoroti bahwa dengan bantuan video dan kursus YouTube, dia mempelajari pengembangan aplikasi selama pandemi, menurut laporan Indian Express.

Baca juga: Broadcom Berharap Permintaan AI Dapat Membantu Mengimbangi Kelemahan di Negara Lain

3. Movate berkolaborasi dengan Loyola College untuk mendirikan Lab Robotika berbasis AI & IoT di India

Movate, perusahaan teknologi digital dan pengalaman pelanggan (CX), bermitra dengan salah satu perguruan tinggi terkemuka di India, Loyola untuk mendirikan Lab Robotika berbasis AI dan IoT di Chennai. Kemitraan ini bertujuan untuk memberdayakan siswa dengan alat dan keterampilan terbaru untuk belajar tentang robotika. Laboratorium tersebut akan didirikan di atas lahan seluas 750 kaki persegi dan akan terdiri dari peralatan robot berteknologi tinggi, peralatan drone, printer 3D, proyektor, dan banyak lagi, menurut siaran pers.

4. Jamie Dimon mengatakan AI adalah teknologi yang “Luar Biasa”.

Jamie Dimon, CEO Chase telah menyoroti potensi teknologi AI. Dia mengatakan teknologi ini “Luar Biasa” bagi industri perbankan karena telah digunakan untuk beberapa tugas seperti risiko, penipuan, pemasaran, dan hubungan pelanggan. Dimon berkata, “Anda harus mendapatkannya, jadikan itu bagian dari percakapan manajemen.” Dalam hal perdagangan, ia menambahkan, “Anda tidak dapat melakukannya dengan cukup cepat dengan mata dan jari manusia,” menurut laporan Bloomberg.

Baca juga: Google Chrome sekarang memungkinkan Anda membuat wallpaper AI, menyesuaikan beranda! Ketahui cara menggunakan fitur ini

5. Peran AI dalam sistem pendidikan India

Abhishek Sharma, Salah Satu Pendiri Edansh mengungkapkan bagaimana penggunaan AI dapat mengubah sistem pendidikan di India. Dia menyoroti bagaimana AI dapat menghadirkan pengalaman belajar yang dipersonalisasi dan memberikan siswa pembelajaran yang disesuaikan dan itu juga sesuai dengan kecepatan pemahaman siswa. Ia mengungkapkan bahwa teknologi semacam itu dapat membantu menjadikan pendidikan lebih mudah diakses dan interaktif serta akan menciptakan minat di kalangan generasi muda, menurut laporan Outlook India.

Satu hal lagi! Kami sekarang ada di Saluran WhatsApp! Ikuti kami di sana agar Anda tidak ketinggalan update apa pun dari dunia teknologi. ‎Untuk mengikuti saluran HT Tech di WhatsApp, klik Di Sini untuk bergabung sekarang!

You might also like