Asteroid seukuran pesawat akan melewati Bumi hari ini, ungkap NASA

Asteroid seukuran pesawat akan melewati Bumi hari ini, ungkap NASA

Road.co.id

Sebuah asteroid menghantam Bumi tahun ini! Tidak, ini bukan plot fiksi ilmiah Roland Emmerich, melainkan kenyataan. Meskipun bukan pembunuh planet yang memusnahkan seluruh spesies seperti batu luar angkasa lainnya yang memusnahkan dinosaurus sekitar 65 juta tahun yang lalu, hal ini berdampak pada permukaan, memperingatkan warga yang tinggal di dekatnya. Menurut NASA, sebuah asteroid berubah menjadi bola api atmosfer pada 15 Februari dan jatuh di dekat McAllen, Texas. Lembaga penegak hukum di wilayah McAllen menerima beberapa panggilan dari warga yang melaporkan mendengar ledakan keras. Itu adalah batu seberat 1.000 pon dengan diameter 2 kaki yang pecah berkeping-keping sekitar 21 mil di atas permukaan bumi.

Dalam perkembangan terpisah, NASA telah mengeluarkan rincian mengenai asteroid yang diperkirakan akan melewati Bumi hari ini. Ketahui detail pendekatannya yang dekat.

Asteroid 2022 JF: Detail pendekatan jarak dekat

Dengan bantuan teleskop canggih berbasis darat dan luar angkasa, NASA telah melacak sebuah asteroid yang orbitnya akan membawanya sangat dekat dengan Bumi saat ini. Menurut Pusat Studi Objek Dekat Bumi (CNEOS), sebuah asteroid, yang diberi sebutan Asteroid 2022 JF, sedang menuju Bumi dan mungkin melewati Bumi hari ini, 3 November.

Batuan luar angkasa dekat Bumi ini diperkirakan akan melakukan pendekatan terdekatnya ke planet pada jarak 5,8 juta kilometer dan dengan kecepatan 61744 kilometer per jam yang hampir secepat pesawat luar angkasa!

Menurut NASA, itu termasuk dalam kelompok Asteroid Dekat Bumi Apollo, yang merupakan batuan luar angkasa yang melintasi Bumi dengan sumbu semi-mayor lebih besar dari sumbu Bumi. Nama asteroid ini diambil dari nama asteroid Apollo tahun 1862 yang sangat besar, yang ditemukan oleh astronom Jerman Karl Reinmuth pada tahun 1930-an.

Seberapa besar asteroidnya?

Dari segi ukuran, lebar Asteroid 2022 JF hampir 120 kaki, hampir sebesar pesawat terbang! Ukurannya dua kali lebih besar dari asteroid Chelyabinsk yang meledak di kota Rusia pada tahun 2013, merusak 7.000 bangunan dan melukai 1.000 orang dengan pecahan kaca beterbangan di sekitarnya.

Apa hipotesis Alvarez?

Hipotesis Alvarez, yang diajukan oleh duo ayah dan anak Luis dan Walter Alvarez pada tahun 1980, menyatakan bahwa asteroid menghantam Bumi lebih dari 65 juta tahun yang lalu dan memicu kepunahan dinosaurus. Meskipun kawah tumbukan diperkirakan berada di Meksiko, kini telah terungkap informasi baru tentang bagaimana kawah tersebut mencapai Bumi. Menurut fisikawan Inggris Brian Cox, asteroid yang membentuk kawah tumbukan sepanjang 140 kilometer itu terlempar keluar jalurnya oleh Jupiter, planet terbesar di Tata Surya kita.

“Sangat mungkin atau mungkin bahwa Jupiter dibelokkan ke jalur tabrakan dengan Bumi,” kata Cox, menyoroti bahwa Jupiter adalah pencipta dan penghancur dunia.

You might also like