Blue Origin karya Jeff Bezos kembali ke luar angkasa dengan roket Big Shepard setelah kecelakaan

Blue Origin karya Jeff Bezos kembali ke luar angkasa dengan roket Big Shepard setelah kecelakaan

Road.co.id

Perusahaan Amerika Blue Origin berencana meluncurkan roketnya Big Shepard pada hari Senin untuk pertama kalinya sejak kecelakaan lebih dari setahun yang lalu, ketika perusahaan yang didirikan oleh miliarder Jeff Bezos kembali ke luar angkasa. Jendela peluncuran dari landasan di Texas barat dibuka pada pukul 08:30 waktu setempat (14H30 GMT), kata Blue Origin, yang berencana menyiarkan acara tersebut secara langsung.

Misi yang dikenal sebagai NS-24 ini tidak akan membawa awak melainkan peralatan untuk eksperimen ilmiah, yang lebih dari setengahnya dikembangkan oleh Blue Origin bersama dengan NASA.

Dalam kecelakaan pada September 2022, tahap pendorong roket jatuh ke tanah, meskipun bagian kapsul pesawat ruang angkasa itu turun dengan selamat menggunakan parasut. Tidak ada kru di dalamnya.

Kecelakaan tersebut memicu penyelidikan oleh Federal Aviation Administration (FAA), yang menyimpulkan pada September 2023 dengan temuan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh suhu mesin roket yang lebih tinggi dari yang direncanakan.

FAA menginstruksikan Blue Origin untuk melakukan perubahan agar peluncuran dapat dilanjutkan, khususnya terkait desain bagian mesin tertentu.

FAA mengkonfirmasi pada hari Minggu bahwa mereka telah menyetujui permohonan Blue Origin untuk terbang lagi.

Blue Origin menggunakan roketnya yang disebut New Shepard untuk penerbangan wisata luar angkasa dari Texas.

Kini dibutuhkan 31 orang untuk melakukan perjalanan jarak pendek ke luar angkasa, termasuk Bezos sendiri.

Pesawat ruang angkasa ini terdiri dari tahap booster dan, di bagian atas, sebuah kapsul yang membawa muatan.

Dalam misi gagal yang dikenal sebagai NS-23, sistem pelontaran otomatis kapsul diaktifkan, sehingga melayang ke tanah dengan aman.

Tahap utama roket hancur ketika jatuh ke tanah, bukannya mendarat secara vertikal secara terkendali untuk digunakan kembali, seperti yang biasanya dilakukan Blue Origin.

Blue Origin bersaing di pasar wisata luar angkasa dengan Virgin Galactic, yang didirikan oleh miliarder Inggris Richard Branson.

Namun Blue Origin juga sedang mengembangkan roket berat bernama New Glenn, dengan penerbangan perdananya direncanakan pada tahun depan.

Pesawat tersebut, yang berukuran tinggi 98 meter (320 kaki), dirancang untuk membawa muatan sebanyak 45 metrik ton ke orbit rendah bumi, sedangkan New Shepard terbang ke ketinggian yang jauh lebih rendah.

Satu hal lagi! Kami sekarang ada di Saluran WhatsApp! Ikuti kami di sana agar Anda tidak ketinggalan update apa pun dari dunia teknologi. ‎Untuk mengikuti saluran HT Tech di WhatsApp, klik Di Sini untuk bergabung sekarang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like