Dari hiburan hingga perusahaan, bagaimana AI dapat mengubah cara kita berkomunikasi di tempat kerja

Dari hiburan hingga perusahaan, bagaimana AI dapat mengubah cara kita berkomunikasi di tempat kerja

Road.co.id

Dalam dunia komunikasi yang bergerak cepat, integrasi Kecerdasan Buatan (AI) merupakan suatu hal yang revolusioner. Saat kita memperingati satu tahun pengaruh AI yang meluas, penting untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi ini telah mengubah lanskap, mulai dari hiburan hingga komunikasi perusahaan.

Seberapa pentingkah teknologi seperti AI bagi komunikasi?

“Cerita kita adalah bagian besar yang menjadikan kita manusia. AI akan membuat semua orang menjadi pahlawan dalam bercerita dan berkomunikasi,” kata Rajat Mishra, Pendiri dan CEO Prezent, platform produktivitas komunikasi terkemuka yang memanfaatkan AI.

“Komunikasi telah dianggap sebagai aktivitas kreatif otak kanan di masa lalu dimana para kreatif, penulis, dan agensi adalah ahlinya. Ada anggapan bahwa komunikasi yang baik itu sulit karena harus disesuaikan dengan konteks dan audiensnya. Misalnya, mengkomunikasikan transformasi bisnis kepada pekerja pabrik di Jepang sangat berbeda dengan menjelaskan dampak inflasi kepada seorang jurusan seni berusia 18 tahun di California. AI dapat menjadi pengubah permainan dalam komunikasi karena dengan LLM yang disesuaikan dengan konteks dan data audiens, AI dapat menghasilkan komunikasi hiper-personal yang cerdas secara kontekstual,” tambah alumnus IIT-Delhi ini.

Kita telah melihat beberapa contoh dimana AI memberdayakan komunikasi dalam kehidupan kita.

Industri Hiburan: Mendefinisikan Ulang Pengalaman Pengguna

Hiburan selalu menjadi yang terdepan dalam inovasi, dan AI telah meningkatkan pengalaman pengguna ke tingkat yang lebih tinggi. Platform streaming seperti Netflix dan Spotify memanfaatkan algoritme AI untuk memahami preferensi pengguna, menyesuaikan rekomendasi yang membuat pelanggan tetap berinteraksi. Melalui analisis kebiasaan menonton, preferensi genre, dan bahkan ekspresi wajah, algoritme AI menyusun daftar putar konten yang dipersonalisasi dan menyarankan film atau serial yang sesuai dengan selera individu.

Selain itu, pembuatan konten berbasis AI telah menjadi terobosan baru. Industri kreatif memanfaatkan AI untuk menghasilkan skrip, menggubah musik, dan bahkan mendesain karakter. Model OpenAI, seperti ChatGPT, telah digunakan dalam penulisan kolaboratif dan penceritaan, sehingga mendorong batas-batas yang mungkin dilakukan dalam pembuatan konten.

Pada bulan Oktober, sebagai contoh penggabungan teknologi mutakhir dan konten lokal, OTTplay Premium, platform streaming, rekomendasi, dan penemuan konten yang didukung AI di India, bekerja sama dengan STAGE, platform streaming berbasis dialek dengan fokus pada Haryanvi dan dialek Rajasthani. Kemitraan ini bertujuan untuk menghadirkan konten regional yang beragam dan autentik kepada khalayak India.

Komunikasi Perusahaan: Memperlancar Operasi dan Meningkatkan Produktivitas

Di dunia korporat, komunikasi yang efektif adalah landasan kesuksesan. AI telah mengantarkan era baru komunikasi yang disederhanakan, menawarkan solusi mulai dari chatbot hingga alat pemrosesan bahasa yang canggih.

Chatbots, yang didukung oleh AI, telah menjadi bagian integral dalam menangani pertanyaan rutin pelanggan, sehingga membebaskan sumber daya manusia untuk fokus pada tugas yang lebih kompleks. Bot cerdas ini dapat memahami bahasa alami, memberikan respons instan, dan belajar dari interaksi untuk terus meningkatkan efektivitasnya.

“Sembilan puluh tiga persen pemimpin bisnis setuju bahwa komunikasi adalah tulang punggung bisnis apa pun. Meskipun 73% pekerja pengetahuan sangat percaya diri dengan komunikasi mereka, namun tiga dari empat eksekutif merasa timnya kesulitan dalam berkomunikasi,” jelas Mishra.

“Perusahaan tidak memiliki alat yang terukur untuk meningkatkan komunikasi tim mereka karena alternatif tradisional (agensi dan konsultan) terlalu mahal. Faktanya, 96% pemimpin bisnis setuju bahwa alat-alat baru dapat membantu perusahaan mereka berkomunikasi dengan lebih baik,” tambahnya.

Inilah sebabnya mengapa platform komunikasi perusahaan mengadopsi AI untuk meningkatkan kolaborasi. Alat berbasis AI, seperti asisten virtual dan algoritma penjadwalan cerdas, memfasilitasi koordinasi yang lancar di antara anggota tim. Mereka menganalisis pola komunikasi, mengoptimalkan alur kerja, dan mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan efisiensi, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan produktivitas.

Startup seperti Vernacular.ai sedang mengembangkan model AI yang tidak hanya menerjemahkan bahasa tetapi juga memahami konteks dan nuansa dialek daerah. Hal ini sangat bermanfaat dalam komunikasi bisnis, di mana terjemahan yang akurat dan peka konteks sangat penting untuk keberhasilan kolaborasi di berbagai wilayah linguistik.

Terjemahan Waktu Nyata: Menjembatani Hambatan Bahasa

Salah satu kontribusi AI yang paling penting dalam komunikasi adalah perannya dalam meruntuhkan hambatan bahasa. Layanan terjemahan real-time yang didukung oleh AI telah melampaui keterbatasan tradisional, memfasilitasi komunikasi global tanpa memerlukan kemahiran bahasa yang ekstensif.

Baik dalam pertemuan bisnis, konferensi internasional, atau percakapan sehari-hari, alat terjemahan berbasis AI memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan mudah di berbagai lanskap linguistik. Hal ini tidak hanya memupuk pemahaman tetapi juga mendorong inklusivitas dalam skala global, menghubungkan orang-orang dan ide-ide dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya.

Menurut sebuah laporan, pangsa pasar pendidikan global AI diperkirakan akan tumbuh pada CAGR sebesar 36% dari tahun 2022 hingga 2030. AI diperkirakan akan memberikan dampak yang luar biasa pada pembelajaran bahasa.

Perusahaan seperti Reverie Language Technologies memanfaatkan AI untuk mendobrak hambatan bahasa, memungkinkan pengguna menggunakan dan membuat konten dalam bahasa pilihan mereka. Hal ini tidak hanya meningkatkan inklusivitas platform digital tetapi juga membuka peluang bagi lebih beragamnya suara untuk didengar.

Dukungan Pelanggan yang Didukung AI dalam E-commerce:

Raksasa e-commerce di India semakin banyak yang mengadopsi solusi dukungan pelanggan berbasis AI untuk menangani sejumlah besar pertanyaan pelanggan. Chatbots, dilengkapi dengan kemampuan pemrosesan bahasa alami, memberikan respons instan terhadap pertanyaan pelanggan, menawarkan pengalaman dukungan yang lancar dan efisien. Hal ini tidak hanya memastikan penyelesaian masalah secara cepat namun juga berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan pelanggan. Flipkart dan Amazon India adalah beberapa perusahaan yang mengintegrasikan AI ke dalam operasi layanan pelanggan mereka.

Baru-baru ini, Dukaan, platform e-niaga India yang melayani konsumen India, mengganti tim dukungan pelanggan yang beranggotakan 27 orang dengan chatbot yang ramah.

Komunikasi Pendidikan yang Disempurnakan AI:

Di sektor pendidikan, AI berkontribusi terhadap peningkatan komunikasi antara pendidik dan siswa. Platform seperti Byju menggunakan AI untuk menganalisis pola belajar siswa, memberikan masukan dan rekomendasi yang dipersonalisasi. Selain itu, chatbot yang didukung AI juga digunakan untuk menjawab pertanyaan siswa, membantu penyelesaian keraguan secara real-time dan meningkatkan komunikasi secara keseluruhan dalam lingkungan pembelajaran virtual.

Contoh-contoh ini menggarisbawahi beragam cara AI membentuk komunikasi di India, mengatasi tantangan dan peluang unik yang ditimbulkan oleh keragaman budaya dan bahasa di negara tersebut. Seiring dengan kemajuan teknologi, India kemungkinan akan melihat penerapan AI yang lebih inovatif di berbagai sektor, yang selanjutnya akan mentransformasi lanskap komunikasi.

Implikasi Masa Depan dan Pertimbangan Etis

Saat kita merayakan satu tahun peluncuran ChatGPT, dan menyadari dampaknya terhadap cara orang berkomunikasi di tempat kerja, penting untuk mempertimbangkan potensi implikasi di masa depan dan mengatasi masalah etika. Pengembangan dan penerapan teknologi AI yang bertanggung jawab harus memprioritaskan transparansi, privasi, dan pengambilan keputusan yang tidak memihak.

“AI akan mempermudah pembelajaran dan penyampaian cerita dengan lebih baik di seluruh modalitas. Baik itu seorang analis bisnis yang menulis dokumen untuk rencana proyek atau wawancara mahasiswa tingkat dua untuk kuliah. Baik itu komunikasi lintas batas geografis dengan orang-orang dari budaya berbeda hingga bagaimana film membentuk etos budaya bersama,” kata Mishra.

“Kita juga bisa mengharapkan hiper-personalisasi komunikasi secara massal. Setiap bagian komunikasi disesuaikan dengan masing-masing audiens tanpa mengurangi kecepatan dan skalanya,” tambahnya.

Seiring dengan terus berkembangnya AI, industri komunikasi berada di ambang kemungkinan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Mulai dari meningkatkan pengalaman pengguna di bidang hiburan hingga mengoptimalkan alur kerja di lingkungan perusahaan, AI telah terbukti menjadi kekuatan transformatif. Babak berikutnya dalam kisah teknologi ini menjanjikan lebih banyak inovasi, membentuk masa depan di mana komunikasi tidak hanya efisien tetapi juga benar-benar cerdas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like