Elon Musk meluncurkan chatbot Grok; tahu apa artinya dan hubungannya dengan Mars

Elon Musk meluncurkan chatbot Grok;  tahu apa artinya dan hubungannya dengan Mars

Road.co.id

Usaha Elon Musk di bidang kecerdasan buatan telah mengalami perubahan yang menarik dengan diperkenalkannya kreasi AI terbarunya, Grok chatbot. Meskipun nama tersebut mungkin membuat orang bertanya-tanya, hal ini bukanlah sesuatu yang tidak terduga mengingat kegemaran Musk terhadap nama-nama yang tidak lazim, seperti yang ditunjukkan oleh nama-nama unik anak-anaknya. Namun, ada makna yang lebih dalam di balik Grok, dan ini terkait erat dengan ketertarikan Musk terhadap Mars – Planet Merah.

Menguraikan Grok

Komentator industri teknologi terkenal dan mantan ahli strategi Microsoft, Robert Scoble, baru-baru ini menjelaskan pentingnya Grok dengan menggunakan GPT-4 untuk memahami maknanya. “Hmm, Elon Musk menyebut AI barunya ‘grok’. Jadi apa maksudnya ‘grok’?,” tulisnya.

Kami sekarang ada di WhatsApp. Klik untuk bergabung.

Menariknya, istilah ‘grok’ berasal dari novel fiksi ilmiah Robert A. Heinlein tahun 1961, “Stranger in a Strange Land.” Dalam konteks buku ini, ‘grok’ adalah kata Mars yang merangkum pemahaman mendalam, dimana pengamat menjadi bagian integral dari yang diamati. Scobie mengungkapkan bahwa hal itu menandakan penggabungan, pencampuran, transendensi identitas, sehingga menghasilkan pemahaman yang mendalam dan hampir metafisik. Dia memposting ini di X, “Dalam konteks buku, “grok” adalah kata Mars yang berarti memahami sesuatu atau seseorang secara menyeluruh sehingga pengamat menjadi bagian dari yang diamati—melebur, membaur, mengawinkan, kehilangan identitas dalam pengalaman kelompok. Ini adalah pemahaman yang mendalam dan hampir metafisik.”

Dalam bahasa modern, khususnya dalam budaya teknologi dan geek, ‘grok’ telah berevolusi untuk menandakan pemahaman intuitif atau empatik, membangun hubungan mendalam dengan seseorang atau sesuatu. Ini menyiratkan empati yang begitu dalam sehingga Anda merasa seolah-olah menyatu dengan subjeknya. Istilah ini sering digunakan untuk menyampaikan tingkat pemahaman yang mendalam, baik dalam bidang pemrograman perangkat lunak, teknologi, atau materi pelajaran yang kompleks.

Grok’ dan Koneksi SpaceX

Resonansi antara ‘Grok’ dan Mars menjadi jelas ketika mempertimbangkan upaya ambisius Musk dengan SpaceX. Perusahaan kedirgantaraannya terus berupaya mencapai tujuan pendaratan pesawat luar angkasa di permukaan Mars, dan Musk sendiri menyatakan bahwa hal itu bisa menjadi kenyataan dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Referensi pada ‘kata Mars’ mempunyai arti yang sangat tajam dalam konteks ini.

Khususnya, Musk memperkenalkan visinya tentang perjalanan luar angkasa kepada dunia dengan diperkenalkannya “Sistem Transportasi Antarplanet” pada Kongres Astronautika Internasional di Guadalajara, Meksiko, pada tahun 2016. Pada saat itu, ia memproyeksikan pendaratan pertama SpaceX di Mars tanpa awak pada tahun 2022, dengan rencana penerbangan berawak manusia pada tahun 2024.

Chatbot ‘Grok’ adalah gambaran sekilas keingintahuan Musk yang tak terpuaskan dan kegemarannya terhadap inovasi, yang mencerminkan misi menyeluruhnya untuk menjelajahi dan memahami kosmos. Sama seperti anak-anaknya yang menyandang nama seperti X Æ A-Xii (singkatnya X), Exa Dark Sideræl Musk (singkatnya Y), dan Tau Techno Mechanicus (Lingkar/Diameter), ‘Grok’ bergabung dengan jajaran tata nama Musk yang tidak konvensional.

Untuk saat ini, chatbot Grok dijadwalkan dapat diakses oleh sekelompok individu tertentu, dengan visi Musk yang diperluas untuk menyediakannya bagi semua pelanggan X Premium+ di masa depan.

You might also like