Kecerdasan Buatan 2023: 5 peristiwa teratas yang menjadikan segmen AI menjadi sorotan

Kecerdasan Buatan 2023: 5 peristiwa teratas yang menjadikan segmen AI menjadi sorotan

Road.co.id

Di tahun yang penuh dengan terobosan kemajuan, tahun 2023 terbukti menjadi momen penting bagi Kecerdasan Buatan (AI), yang mengubah industri dan menarik perhatian publik. Meskipun ChatGPT didirikan pada akhir tahun 2022, pada tahun 2023 AI generatif benar-benar menarik perhatian semua perusahaan teknologi yang ingin memperkuat dan mendominasi segmen ini dengan alat baru mereka. Di tengah pasang surutnya, lanskap AI menyaksikan peristiwa-peristiwa transformatif, mulai dari peluncuran kompetitif hingga skandal tak terduga. Saat kita mengucapkan selamat tinggal pada tahun yang luar biasa ini, mari kita lihat kembali lima momen penting yang membentuk narasi AI pada tahun 2023.

1. Microsoft Copilot: Pengubah Permainan dalam AI

Copilot Microsoft muncul sebagai chatbot terkenal, awalnya dikenal sebagai Bing Chat. Diluncurkan pada tanggal 7 Februari 2023, alat ini terbukti menjadi alat serbaguna, yang disebut-sebut oleh Nadella melampaui ChatGPT dalam fungsi khusus tertentu. Peluncuran “Model Prometheus” menunjukkan pendekatan unik Microsoft dalam kolaborasinya dengan OpenAI, yang mengantarkan era baru evolusi AI.

Rilisan Kopilot Terkemuka:

  • Kopilot Microsoft: Februari 2023
  • Kopilot Windows: September 2023 (pembaruan Windows 11)
  • Copilot untuk Microsoft: November 2023 (rilis Perusahaan)

Kami sekarang ada di WhatsApp. Klik untuk bergabung.

2. Hari Pengembang OpenAI

Hampir setahun setelah ChatGPT dirilis ke publik, OpenAI menyelenggarakan konferensi pengembang perdananya, DevDay, di San Francisco. Acara ini meluncurkan GPT-4 Turbo, yang menawarkan jendela konteks 128K yang sangat besar dan memperkenalkan kemampuan Text-to-Speech (TTS). Peningkatan ini menandai komitmen berkelanjutan OpenAI terhadap inovasi dan tetap menjadi yang terdepan dalam lanskap AI yang kompetitif.

Sorotan Hari Pengembang Terkemuka:

  • GPT-4 Turbo dengan konteks 128K
  • Kemampuan Text-to-Speech (TTS).

3. Google Bard Menjadi Panggung dengan Keahlian Multibahasa

Google Bard, yang diperkenalkan pada tanggal 6 Februari, didukung oleh LaMDA dan PaLM 2, menunjukkan langkah berani Google dalam memanfaatkan model bahasa miliknya. Berbeda dengan ketersediaan dalam lebih dari 40 bahasa, Bard menggabungkan pencarian multimodal pada bulan Juli, memungkinkan pengguna memasukkan gambar dan teks. Hal ini menunjukkan komitmen Google untuk mendorong batas-batas percakapan AI.

4. Google Gemini

Gemini dari Google, model AI tercanggih milik perusahaan, menawarkan skalabilitas di berbagai perangkat, mulai dari pusat data hingga ponsel. Dirilis dalam ukuran Nano dan Pro, Gemini menemukan integrasi ke dalam produk Google, seperti ponsel Pixel 8 dan chatbot Bard. Rencana masa depan Google melibatkan penggabungan Gemini ke dalam layanan penting seperti Penelusuran, Iklan, dan Chrome.

5. Meta Hubungkan 2023

Konferensi pengembang tahunan Meta yang berlangsung selama dua hari, Meta Connect 2023, memamerkan kemajuan raksasa teknologi tersebut dalam bidang AI. Llama 2, model pembelajaran bahasa sumber terbuka, menonjol sebagai salah satu model pertama yang tersedia untuk penggunaan umum. Peluncuran Meta ke dalam chatbot AI, dengan asisten yang tersedia di seluruh platformnya, dan pengenalan Emu, sebuah model penghasil gambar, menyoroti komitmen perusahaan untuk membentuk lanskap AI.

Pengumuman Penting di Meta Connect 2023:

  • Asisten Meta AI
  • Emu: Model pembuatan gambar
  • AI Studio: Platform untuk membuat chatbot AI yang disesuaikan

Menjelang berakhirnya tahun ini, pencapaian-pencapaian ini menggarisbawahi evolusi dinamis AI, menyiapkan landasan bagi masa depan yang lebih cerah.

You might also like