Mendemonstrasikan kekuatan techno dengan rolling phone di pameran MWC 2024

Mendemonstrasikan kekuatan techno dengan rolling phone di pameran MWC 2024

Road.co.id

10 Maret 1402 pukul 14:52

Ponsel bergulir Techno ditampilkan di acara MWC. Ponsel fleksibel dengan layar yang dapat digulung ini mampu meningkatkan ekspektasi dari sebuah smartphone.


Tahun lalu, perusahaan Techno menghadirkan ponsel konsep bernama Phantom Ultimate. Ponsel yang sepenuhnya konseptual ini hanya dihadirkan dalam format video; Namun kini, dengan langkah berani, pabrikan tersebut telah memamerkan model ujinya di World Mobile Fair. Beberapa reporter sempat memegang ponsel Phantom di booth techno dan melaporkan pendapat mereka beserta gambar nyata dari ponsel kreatif ini.

Ponsel lipat Phantom Ultimate mungkin tidak akan pernah sampai ke pasar; Namun Tekno kini telah mampu membangun prototipe ide kreatifnya yang hidup dan aktif. Ponsel menarik ini memiliki layar berukuran 6,55 inci yang terlipat dari sudut kiri bodinya. Layar fleksibelnya dapat diperlebar hingga diameter 7,11 inci (dengan rasio aspek berbeda) hanya dengan menekan satu tombol. Hanya perlu 1,3 detik untuk memperluas layar ke ukuran sebenarnya.

Ada juga “layar sekunder” di panel belakang ponsel Phantom. Yang kami maksud dengan penekanan pada kata sekunder adalah layar kedua sebenarnya adalah layar utama yang memanjang hingga bodi belakang. Dalam hal ini, layar dapat dilihat melalui semacam jendela kaca, sehingga Anda tidak perlu khawatir panelnya rusak. Dalam desain ini, Techno mengambil pendekatan cerdas untuk penggunaan optimal.

Baca juga: Ponsel Techno baru berputar seperti kertas + video Ponsel Techno Phantom Ultimate mengguncang Mobile World Congress dengan fitur + video luar biasa ini

Meningkatnya pengembangan dan pasokan ponsel lipat fleksibel telah membuat Android mendukung layar dengan lebih baik terhadap perubahan ukuran dan rasio aspek yang tiba-tiba. Ponsel lipat Techno Phantom Ultimate tampaknya menjadi contoh bagus dari upaya Android ini. Aktivis teknologi yang berinteraksi dengan ponsel ini selama beberapa menit di pameran ponsel juga mengatakan bahwa antarmuka pengguna dan aplikasi ponsel konsep Techno tersinkronisasi dengan baik dengan perluasan dan kontraksi layar.

Ponsel lipat Techno dirancang dengan ketebalan bodi 9,93 mm, lebih tipis dibandingkan banyak ponsel fleksibel saat ini. Tentunya kita tidak boleh lupa bahwa beberapa model lipat horizontal ini telah tersedia dengan ketebalan kurang dari 10 mm.
Perusahaan Techno masih bereksperimen dengan konsep telepon bergulir; Namun di saat yang sama, pihaknya telah merilis dua ponsel lipat fleksibel bernama Phantom V Fold dan V Flip di pasaran. Insinyur yang bekerja di perusahaan ini memiliki impian besar untuk menyempurnakan model ponsel cerdas ini.

Salah satu hal yang berhasil dicapai oleh para pengembang techno adalah Layar Utama Lipat Tanpa Batas. Seperti namanya, tampilan ini merupakan modifikasi dari cara penggunaan Ultra Thin Glass (UTG) yang menempel di bodi ponsel, sehingga memungkinkan pabrikan menambahkan bezel di sekeliling layar untuk meningkatkan rasio layar-ke-bodi.

Tekno memperkenalkan Chameleon Color Technology pada ajang MWC tahun lalu. Teknologi ini pada dasarnya adalah panel belakang pengubah warna yang dapat menciptakan seluruh spektrum warna pelangi. Teknologi ini diperoleh dengan bantuan prisma berukuran sub mikron yang medan magnetnya dapat berputar pada porosnya.

Menerapkan efek warna ini memerlukan cahaya sekitar; Namun daya yang dibutuhkan juga sangat kecil untuk menjalankannya (miliampere). Selain itu, performa teknologi Camelion berkecepatan tinggi diimplementasikan dalam waktu 0,03 detik untuk mengubah satu warna ke warna lainnya. Perusahaan Techno mengatakan bahwa teknologi tersebut memiliki masa pakai yang lama dan pengguna tidak perlu khawatir.

Jangan lewatkan: Techno memperkenalkan 3 teknologi revolusioner pada kamera ponsel pintar Lupakan melipat, ponsel Samsung yang dapat digulung akan segera hadir

You might also like