Misi Chandrayaan-3: ISRO akan menampilkan misi teknologi terbaik di KTT Bengaluru

Misi Chandrayaan-3: ISRO akan menampilkan misi teknologi terbaik di KTT Bengaluru

Road.co.id

Setelah mengukir sejarah di bidang eksplorasi ruang angkasa, misi Chandrayaan-3, yang merupakan kesuksesan besar bagi ISRO, siap menjadi pusat perhatian di Bengaluru Tech Summit (BTS) mendatang. Puncak pameran teknologi tahunan Karnataka tahun ini adalah Paviliun Industri ISRO Chandrayaan-3. Ini akan menampilkan kemajuan India dalam eksplorasi ruang angkasa. Periksa di sini untuk mengetahui semua tentang KTT Bengaluru ini.

KTT Teknologi Bengaluru

Bengaluru Tech Summit dijadwalkan mulai 29 November hingga 1 Desember. Tema KTT ini adalah ‘Breaking Boundaries.’ Tujuan dari pertemuan puncak ini adalah untuk menarik para pemimpin teknologi global, perusahaan rintisan, investor, peneliti, dan perwakilan pemerintah dari lebih dari 30 negara.

Daya tarik utama dari pertemuan puncak ini adalah model pendarat misi Chandrayaan-3 skala 1:1. Model ini akan memberikan peserta pandangan langsung tentang teknologi mutakhir yang terlibat dalam misi Chandrayaan-3. Sebuah laporan oleh The Hindu mengutip Priyank Kharge, Menteri Teknologi Informasi & Bioteknologi dan Pembangunan Pedesaan & Panchayat Raj yang mengatakan bahwa pengalaman mendalam akan diciptakan di dalam kubah geodesik yang didirikan khusus, untuk mengumpulkan pemahaman tentang misi bulan, ilmu luar angkasa, dan teknologi di baliknya. Misi Chandrayaan-3. Ini akan dibuat dengan menggabungkan teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR).

Kami sekarang ada di WhatsApp. Klik untuk bergabung

Misi Chandrayaan-3 Hasil Ilmiah

Misi Chandrayaan-3 berhasil mendarat pada 23 Agustus dan memberikan kontribusi signifikan terhadap eksplorasi bulan. Selama misi Chandrayaan-3, para ilmuwan ISRO berhasil memperoleh serangkaian hasil ilmiah yang sangat membantu para ilmuwan dalam mempelajari permukaan bulan. Beberapa hasil ilmiah utama diberikan di bawah ini:

1-Pengamatan pertama dari muatan ChaSTE di atas kapal Vikram Lander dari misi Chandrayaan-3 mencatat variasi suhu permukaan/dekat permukaan bulan pada berbagai kedalaman. Ini tercatat selama penetrasi probe. Menurut ISRO, ini adalah profil pertama kutub selatan bulan.

2-Instrumen Spektroskopi Kerusakan Terinduksi Laser (LIBS) yang dipasang pada Pragyan Rover milik Chandrayaan-3 melakukan pengukuran in-situ pertama yang mengkonfirmasi keberadaan Sulfur (S) di wilayah kutub selatan bulan.

3-APXS Pragyan Rover mendeteksi keberadaan unsur-unsur kecil termasuk Sulfur, selain unsur-unsur utama yang diharapkan seperti Aluminium, Silikon, Kalsium, dan Besi.

4-Muatan RAMBHA-LP yang dipasang pada Vikram Lander melakukan pengukuran in-situ pertama dari lingkungan plasma Bulan yang terikat permukaan di wilayah kutub selatan. Penilaian awal pengukuran menunjukkan bahwa plasma yang mengelilingi permukaan bulan relatif jarang.

5- Muatan ILSA pada Vikram Lander Misi Chandrayaan-3 mencatat getaran yang terjadi akibat pergerakan Pragyan Rover dan muatan lainnya juga.

6-Para ilmuwan dari NRSC/ISRO memperkirakan bahwa sekitar 2,06 ton epiregolit bulan dikeluarkan dan dipindahkan ke area seluas 108,4 m² di sekitar lokasi pendaratan.

Hasil ilmiah ini dapat membantu para ilmuwan dari seluruh dunia dalam misi eksplorasi bulan di masa depan.

Satu hal lagi! HT Tech sekarang ada di Saluran WhatsApp! Ikuti kami dengan mengklik link tersebut agar Anda tidak ketinggalan update apapun dari dunia teknologi. Klik Di Sini untuk bergabung sekarang!

You might also like