Misi DART yang lebih baik untuk pembelokan asteroid? Ketahuilah apa yang dikatakan NASA

Misi DART yang lebih baik untuk pembelokan asteroid?  Ketahuilah apa yang dikatakan NASA

Road.co.id

Ancaman asteroid yang menghantam Bumi selalu ada dan para ilmuwan telah bekerja selama beberapa dekade untuk melacaknya dan merancang metode untuk membelokkannya atau menetralisir potensi ancaman yang mungkin ditimbulkannya. Salah satu caranya adalah dengan mengubah arah pergerakan asteroid menuju planet kita. Meskipun kemungkinan asteroid menghantam planet kita kecil, namun mengingat dampak buruk yang ditimbulkannya, kita perlu melakukan pelacakan.

Salah satu misi tersebut adalah misi DART NASA. Ini adalah misi pertama NASA yang tujuan utamanya adalah menyelidiki dan mendemonstrasikan metode pembelokan asteroid dengan mengubah gerakannya di ruang angkasa melalui tumbukan kinetik. Dampak pertama dilakukan oleh NASA pada tahun 2022. Analisis data yang diperoleh tim investigasi Double Asteroid Redirection Test (DART) NASA menunjukkan dampak kinetik pesawat ruang angkasa tersebut dengan asteroid Dimorphos dan yang menakjubkan, berhasil mengubah orbit asteroid selamanya.

Dalam bidang pembelokan asteroid, narasi ala Hollywood sering kali melibatkan penabrak berkecepatan tinggi atau peledakan perangkat nuklir. Namun, makalah baru-baru ini yang ditulis oleh Nahum Melamed dan Tom Heinsheimer mengusulkan alternatif inovatif yang terbukti lebih efisien dan tepat dalam melindungi Bumi dari potensi dampak asteroid. Ketahuilah apa yang dikatakan makalah penelitian ini.

Lendutan asteroid:

Menurut NASA, metode 'big bang' tradisional bergantung pada strategi 'hit and hope'. Namun, pendekatan inovatif Melamed dan Heinsheimer memperkenalkan konsep lontaran material yang secara bertahap mengubah lintasan asteroid. Mereka telah mengusulkan teknik propulsi sentrifugal yang melibatkan pendaratan centrifuge dan catu daya di permukaan asteroid. Sistem ini akan mengumpulkan sebagian asteroid, melemparkannya ke luar angkasa, dan menggunakan transfer momentum mundurnya untuk menggeser jalur asteroid menjauh dari Bumi.

Yang membedakan pendekatan ini adalah kemampuan adaptasi dan ketepatannya. Berbeda dengan strategi dampak tunggal, teknik propulsi sentrifugal memungkinkan terjadinya “ejeksi, pengukuran, dan pengulangan”. Proses cerdik ini menyempurnakan lintasan asteroid, sehingga menawarkan defleksi yang lebih terkendali dan tepat sasaran. Lokasi pendaratan, putaran asteroid, dan kecepatan merupakan variabel yang dapat diperhitungkan, sehingga memungkinkan penyesuaian arah, waktu, dan massa lontaran.

Tim di balik proposal ini percaya bahwa hanya dalam beberapa minggu operasi, metode mereka dapat membelokkan asteroid yang ukurannya mirip dengan asteroid Chelyabinsk dan asteroid Tunguska. Pendekatan ini berpotensi mengalihkan lintasan asteroid Bennu, sebuah ancaman signifikan yang diperkirakan akan terjadi pada paruh kedua abad ke-22, yang baru beroperasi dalam beberapa tahun.

Teknik baru ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pertahanan planet namun juga memperkenalkan tingkat fleksibilitas yang sebelumnya tidak tersedia. Menatap masa depan, pendekatan inovatif ini dapat memberikan cara yang lebih terukur dan efektif dalam melindungi planet kita dari ancaman asteroid yang selalu ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like