Misi Juno NASA memberikan petunjuk baru tentang tingkat produksi oksigen di bulan Jupiter, Europa

Misi Juno NASA memberikan petunjuk baru tentang tingkat produksi oksigen di bulan Jupiter, Europa

Road.co.id

Misi Juno NASA ke Jupiter telah mengungkap wawasan menarik mengenai laju produksi oksigen di Europa, salah satu bulan raksasa gas tersebut. Diterbitkan di Nature Astronomy pada tanggal 4 Maret, penelitian tersebut menunjukkan bahwa laju produksi oksigen di Europa jauh lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Dengan menggunakan data yang dikumpulkan oleh instrumen Jovian Auroral Distributions Experiment (JADE) Juno, para ilmuwan memperkirakan tingkat produksi sekitar 26 pon (12 kilogram) per detik, menantang perkiraan sebelumnya yang berkisar antara beberapa pon hingga lebih dari 2.000 pon per detik.

Europa, dengan potensi lautan bawah permukaan di bawah kerak esnya, telah lama membuat para peneliti terpesona karena potensinya dalam menampung kondisi yang mendukung kehidupan. Lokasi bulan di dalam sabuk radiasi Yupiter sangatlah penting, karena partikel bermuatan membombardir permukaannya, memecah molekul air dan menghasilkan oksigen yang mungkin bisa masuk ke lautan bawah permukaan. Penerbangan Juno baru-baru ini memberikan kesempatan unik untuk mengukur secara langsung ion hidrogen dan oksigen yang dihasilkan oleh partikel-partikel yang membombardir ini, memberikan wawasan berharga tentang interaksi dinamis Europa dengan lingkungannya, lapor NASA.

Pengamatan Juno telah memberikan para ilmuwan pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan kompleks Europa dengan medan magnet Jupiter dan sekitarnya. Pemahaman baru mengenai produksi oksigen di permukaan es Europa ini menambah bagian penting dalam teka-teki potensi kelayakan huninya. Selain itu, misi Europa Clipper mendatang, yang dijadwalkan tiba di Jupiter pada tahun 2030, akan menyelidiki lebih lanjut kondisi Europa untuk potensi layak huni, dengan memanfaatkan muatan instrumen sains yang canggih.

Saat Juno melanjutkan misinya, ia kini mengarahkan pandangannya ke bulan Jovian lainnya, Io. Dengan penerbangan lintas yang akan datang, termasuk satu penerbangan pada tanggal 9 April, Juno bertujuan untuk mengumpulkan data tambahan tentang aktivitas vulkanik Io, menambah pemahaman kita tentang beragam bulan Jupiter dan interaksinya dalam sistem Jupiter. Melalui misi ini, NASA terus mengungkap misteri planet terbesar di tata surya dan bulan-bulannya yang menarik, sehingga menawarkan wawasan baru mengenai potensi kehidupan di luar Bumi.

Satu hal lagi! Kami sekarang ada di Saluran WhatsApp! Ikuti kami di sana agar Anda tidak ketinggalan update apa pun dari dunia teknologi. ‎Untuk mengikuti saluran HT Tech di WhatsApp, klik di sini untuk bergabung sekarang!

You might also like