Misi NASA PACE yang akan terbang pada tahun 2024, bertujuan untuk mengungkap misteri atmosfer bumi

Misi NASA PACE yang akan terbang pada tahun 2024, bertujuan untuk mengungkap misteri atmosfer bumi

Road.co.id

Misi NASA PACE siap diluncurkan pada tahun 2024. NASA akan meluncurkan misi Plankton, Aerosol, Cloud, Ocean Ecosystem (PACE) dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman kita tentang atmosfer bumi. Polarimeter tingkat lanjut akan digunakan untuk mempelajari interaksi cahaya, aerosol, dan awan, sehingga berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang dampaknya terhadap kualitas udara dan iklim. Aerosol, yang mencakup partikel-partikel kecil seperti asap, debu, dan polutan, mungkin tampak tidak mencolok, namun mereka memainkan peran penting dalam mempengaruhi iklim kita dengan menyerap dan menghamburkan sinar matahari, sehingga menentukan jumlah energi matahari yang mencapai permukaan bumi.

Instrumen Warna Laut (OCI) PACE

Misi PACE tidak hanya menganalisis aerosol tetapi juga mengeksplorasi warna lautan. Ocean Color Instrument (OCI), instrumen sains utama untuk PACE, dirancang untuk mengukur warna laut dalam spektrum mulai dari ultraviolet hingga inframerah gelombang pendek.

Polarimeter Tingkat Lanjut: Wawasan Kolaboratif untuk Penemuan Terobosan

Selain itu, PACE akan menampilkan dua polarimeter – Spectro-polarimeter for Planetary Exploration (SPEXone) dan Hyper Angular Research Polarimeter (HARP2). NASA menjelaskan bahwa kolaborasi antara SPEXone dan HARP2 akan memberikan pengambilan sampel spektral dan sudut yang saling melengkapi, akurasi polarimetri, dan cakupan spasial.

Upaya gabungan ini bertujuan untuk menawarkan koreksi atmosfer yang lebih baik dan serangkaian data sains aerosol dan cloud yang komprehensif melebihi apa yang dapat dicapai oleh OCI saja. NASA mengantisipasi terobosan signifikan dalam penelitian aerosol-awan-lautan melalui muatan sinergis OCI, SPEXone, dan HARP2.

Tonggak Sejarah dalam Perjalanan PACE: Dari Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard ke Pusat Luar Angkasa Kennedy

Sebelumnya pada hari Selasa, 14 November, pesawat ruang angkasa PACE NASA tiba di fasilitas Operasi Pesawat Luar Angkasa Astrotech dekat dengan Kennedy Space Center di Florida setelah menyelesaikan perjalanannya dari Goddard Space Flight Center NASA di Greenbelt, Maryland.

Untuk mempersiapkan peralatan darat untuk pembongkaran dan pemrosesan sebelum pengisian bahan bakar dan enkapsulasi akhir, para insinyur dan teknisi tiba lebih dulu dari pesawat ruang angkasa. Proyek PACE dikelola oleh Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA, dengan Program Layanan Peluncuran badan tersebut, yang berbasis di Kennedy Space Center, bertanggung jawab untuk mengelola layanan peluncuran misi PACE.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like