Teleskop Array memotret sinar kosmik misterius yang datang dari luar Galaksi Bima Sakti

Teleskop Array memotret sinar kosmik misterius yang datang dari luar Galaksi Bima Sakti

Road.co.id

Selama bertahun-tahun, kita telah melihat para ilmuwan mengungkap atau menemukan sejumlah besar misteri luar angkasa berkat teknologi luar biasa yang digunakan oleh berbagai negara. Kini, para peneliti di Utah, telah mengidentifikasi sinar kosmik misterius bermuatan tinggi dalam peristiwa langka. Ilmuwan dari Telescope Array, Utah mengatakan bahwa sinar tersebut datang dari luar Galaksi Bima Sakti. Sinar kosmik dijuluki sebagai “partikel Amaterasu”. Ketahui lebih banyak tentang sinar kosmik misterius di sini dan apa yang dikatakan para ilmuwan tentang penemuan langka ini.

Tentang sinar kosmik misterius

Sesuai laporan, para ilmuwan dari Universitas Utah dan Universitas Tokyo menangkap sinar kosmik bermuatan tinggi yang dinamai “partikel Amaterasu” yang diambil dari nama dewi Matahari Jepang. Menurut sebuah studi di jurnal Science, Telescope Array telah mengidentifikasi lebih dari 30 sinar kosmik berenergi sangat tinggi, namun para ilmuwan belum melihat sesuatu yang bermuatan sangat tinggi seperti partikel Amaterasu. Ini pertama kali terdeteksi pada 27 Mei 2021, melalui eksperimen Telescope Array di dekat Delta, Utah. Stasiun pengamatan luar angkasa terdiri dari 507 detektor permukaan yang tersebar di wilayah seluas 270 mil persegi

Kami sekarang ada di WhatsApp. Klik untuk bergabung.

Menurut John Matthews, seorang profesor peneliti di Universitas Utah dan salah satu penulis studi tersebut, “Jika Anda mengulurkan tangan, satu (sinar kosmik) menembus telapak tangan Anda setiap detik, tetapi sinar tersebut sangat rendah. hal-hal energi. Saat Anda melihat energi yang sangat tinggi (sinar kosmik), jumlahnya lebih dari satu sinar per kilometer persegi per abad. Itu tidak akan pernah sampai ke tanganmu”.

Baca juga: ‘Cosmic Vine’ Besar-besaran Diungkap! Strukturnya membentang sepanjang 13 juta tahun cahaya

Menurut laporan Business Insider, ketika sinar kosmik menghantam permukaan bumi, ia mengaktifkan lebih dari 23 detektor permukaan dan menghasilkan daya sebesar 244 exa-elektron volt. Setelah penelitian, para ilmuwan tidak dapat menemukan asal usul sinar kosmik. Para ilmuwan melaporkan bahwa asal usul sinar kosmik berenergi rendah dapat diidentifikasi, namun untuk partikel langka seperti partikel Amaterasu, sinar tersebut muncul dari ruang kosong sehingga sulit untuk mengidentifikasi asal usul pastinya. Kini, para ilmuwan berspekulasi bahwa sinar kosmik tersebut berasal dari Local Void, sebuah wilayah ruang kosong di Galaksi Bima Sakti.

Masih banyak lagi sinar kosmik berenergi ultra tinggi yang belum ditemukan, namun sinar tersebut pasti akan mengungkap lebih banyak misteri kosmik dan mungkin, bahkan alasan di balik kejadian langka tersebut.

Satu hal lagi! HT Tech sekarang ada di Saluran WhatsApp! Ikuti kami dengan mengklik link tersebut agar Anda tidak ketinggalan update apapun dari dunia teknologi. Klik Di Sini untuk bergabung sekarang!

You might also like