Teleskop Luar Angkasa James Webb NASA menemukan Katai Coklat kecil yang memecahkan rekor! Ketahui semuanya tentang hal itu

Teleskop Luar Angkasa James Webb NASA menemukan Katai Coklat kecil yang memecahkan rekor!  Ketahui semuanya tentang hal itu

Road.co.id

Teleskop Luar Angkasa James Webb yang dijalankan oleh NASA telah membantu para ilmuwan menemukan berbagai misteri dunia kosmik sejak masa lalu yang sangat dekat dengan Big Bang itu sendiri. Dalam penemuan terobosan baru-baru ini, Teleskop Luar Angkasa James Webb telah mengidentifikasi katai coklat terkecil yang mengambang bebas dan pernah diamati. Ilmuwan NASA telah menemukan objek terkecil yang dapat terbentuk seperti bintang. Baca di sini untuk mengetahui semua tentang katai coklat yang baru ditemukan.

Apa itu katai coklat?

Seperti dijelaskan NASA, katai coklat adalah benda langit yang berada di garis antara bintang dan planet. Mereka dilahirkan seperti bintang. Mereka tumbuh cukup padat dan kemudian runtuh karena gravitasinya sendiri. Namun, mereka tidak pernah menjadi padat dan cukup panas untuk terjadinya fusi hidrogen dan berubah menjadi bintang.

Penulis utama Kevin Luhman dan rekannya Catarina Alves de Oliveira, dari Pennsylvania State University, menunjukkan dengan tepat katai coklat pemecah rekor ini di dalam gugus bintang muda IC 348. Ia terletak 1.000 tahun cahaya di wilayah pembentuk bintang Perseus. Para ilmuwan memanfaatkan teknologi canggih Webb, khususnya Kamera Inframerah Dekat (NIRCam) untuk mengidentifikasi calon katai coklat dari kecerahan dan warnanya, serta menggambarkan pusat gugus. Mereka juga menggunakan rangkaian rana mikro NIRSpec (Near-Infrared Spectrograph) Webb untuk mempelajari target yang paling menjanjikan.

Sensitivitas inframerah Teleskop James Webb memainkan peran penting. Hal ini memungkinkan para ilmuwan NASA untuk mendeteksi objek yang lebih redup dibandingkan dengan teleskop berbasis darat. Penglihatan teleskop yang tajam memungkinkan tim untuk membedakan antara katai coklat dan galaksi berlatar belakang gumpalan di antara objek berwarna merah. Melalui proses ini, tiga target menarik muncul, berbobot antara tiga hingga delapan massa Jupiter, dengan suhu permukaan berkisar antara 1.500 hingga 2.800 derajat Fahrenheit (830 hingga 1.500 derajat Celcius). Yang paling kecil di antara mereka, menurut model komputer, memiliki berat tiga hingga empat kali lipat Jupiter

Katai coklat berukuran kecil tidak hanya memberikan wawasan tentang proses pembentukan bintang tetapi juga dapat berkontribusi pada pemahaman kita tentang planet ekstrasurya. Katai coklat terkecil memiliki kesamaan dengan exoplanet terbesar, sehingga memberikan petunjuk berharga. Berbeda dengan planet ekstrasurya raksasa yang tertutup oleh cahaya bintang induknya, katai coklat yang mengambang bebas lebih mudah diakses untuk dipelajari.

Apakah ini katai coklat atau yang lainnya?

Sifat objek-objek ini, yang berada dalam kisaran massa planet-planet raksasa, menimbulkan pertanyaan apakah mereka termasuk katai coklat atau planet jahat yang dikeluarkan dari sistem planet. Meskipun kemungkinan mereka menjadi planet yang terlontar tidak sepenuhnya dikesampingkan, argumen yang ada menunjukkan kemungkinan lebih besar bahwa mereka adalah katai coklat.

Upaya di masa depan mungkin melibatkan survei yang lebih ekstensif yang mampu mendeteksi objek yang lebih redup dan lebih kecil. Survei awal yang dilakukan tim bertujuan untuk mengidentifikasi objek berukuran dua kali massa Jupiter. Survei yang lebih panjang berpotensi memperluas jangkauan hingga satu massa Jupiter.

Teleskop Luar Angkasa James Webb secara aktif mengungkap misteri tata surya kita, menjelajahi dunia jauh di sekitar bintang lain, dan menyelidiki struktur misterius dan asal usul alam semesta kita. Dipimpin oleh NASA bekerja sama dengan ESA (Badan Antariksa Eropa) dan Badan Antariksa Kanada, Teleskop Luar Angkasa James Webb berdiri sebagai bukti kolaborasi ilmiah internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like